Selasa, 02 Oktober 2018

Wisata Budaya Upacara Adab Rambu Solo' Tana Toraja & Toraja Utara

Wisata Budaya Upacara Rambu Solo' Tana Toraja - Tana Toraja maupun Toraja Utara merupakan dua dari kabupaten yang mempunyai keunikan budaya yang dirayakan secara turun temurun baik untuk kegiatan suka maupun untuk kegiatan duka. Namun kali ini admin akan membahas perihal upacara sopan santun yang dilakukan untuk menghormati orang meninggal, dimana upacara rambu solo' ini dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Tana Toraja & Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

Upacara rambu solo’ merupakan upacara sopan santun ajal dan tata cara penguburan masyarakatdi tanah toraja (Sulawesi Selatan). Upacara tersebut tergolong unik dan telah menjadi salah satu daya tarik wisata tersendiri bagi provinsi Sulawesi Selatan. Upacara ini sering diadakan dikala masa panen tiba, yaitu sekitar bulan Agustus – November.
 Tana Toraja maupun Toraja Utara merupakan dua dari kabupaten yang mempunyai keunikan buday Wisata Budaya Upacara Adat Rambu Solo' Tana Toraja & Toraja Utara
Upacara Adat Kematian Rambu Solo' | Sumber Gambar : indonesiakaya[dot]com

Upacara rambu solo’ diadakan oleh masyarakat tanah toraja alasannya yaitu mereka yakin bahwa seseorang dianggap benar-benar meninggal bila penguburan telah dilaksanakan. Selama upacara tersebut belum dilaksanakan, orang tersebut masih dianggap sakit dan ditempatkan disebelah selatan tongkonan (rumah sopan santun di tanah toraja). Bahkan masih menerima hidangan makanan, minuman, mengenakan pakaian, tetap dalam posisi berdiri, dan tetap dikunjungi oleh keluarganya. Beberapa hari kemudian, mayit tersebut diliit dengan selendang panjang dan wajahnya di hadapkan ke arah barat. 

Masyarakat tanh toraja mempunyai kepercayaan bahwa orang yang meninggal dunia akan memasuki puya (alam infinit bagi arwah orang yang meninggal). Oleh alasannya yaitu itu, harus melewati tata cara yang diubahsuaikan dengan keduduka norang tersebut semasa hidup. Seperti halnya ngaben , upacara sopan santun ajal di tanah toraja juga memerlukan biaya yang banyak. Sehingga keluarga yang akan menyelenggarakn upacara ini harus menabung, bahkan sampai bertahun-tahun lamanya.
 Tana Toraja maupun Toraja Utara merupakan dua dari kabupaten yang mempunyai keunikan buday Wisata Budaya Upacara Adat Rambu Solo' Tana Toraja & Toraja Utara
Keluarga Mengangkat Peti Jenazah di Rambu Solo'| Sumber Gambar : indonesiakaya[dot]com

Pelaksanaan upacara penguburan di tanah toraja dibagi menjadi dua kepingan utama. Biasanya jarak antara kedua kepingan ini berkisar satu minggu. Upacara tersebut di pimpin ole orang yang paling paham mengenai sopan santun istiadat, khususnya tata cara penguburan yang disebut dengan toma balu. Jenazah di hadapkan ke utara dan sekarang ia telah dianggap telah benar-benar meninggal. Upacara pengubburan juga diikuti dengan penyembelihan binatang kurban berupa kerbau dan babi. Jumlah kerbau dan babi  yang akan di kurbankan bergantung pada tingkat kedudukan si mati di masyarakat. Keluarga si mati diharuskan berpuasa.

Upacara kedua disebut dengan mabolong. Ritual ini juga diadakan penyembelihan binatang kurban. Pada tahap upacara ini, jenasah d masukan ke dalam peti kayu bulat. Kayu yang dipakai yaitu kayu cendana yang wangi, kepingan atasnya diletakkan atap kecil mirip tomponan. Peti kayu tersebut diangkat gotong royong dan di bawah ke kawasan pemakaman yang sesungguhnya. Keluarga si mati harus menyiapkan tau-tau (patung yang sengaja di buat ibarat seseorang yang mati tersebut) dan lakkian (menara persemayangan jenazah).

Upacara penguburan tersebut berlangsung dengan meriah,karena diiringi dengan nyanyian dan tari-tarian khas tana toraja yang majemuk ragamnya. Selain itu,juga diadakan berkelahi kerbau. Acara ini sanggup berlangsung sehari penuh. Acara puncak tersebut ditandai dengan pembantaian (penyembelihan) binatang kurban berupa kerbau dan babi. Hewan-hewan tersebut harus mati dengan sekali ditebas dengan pedang pendek yang tajam. Oleh karenaitu, orang yang melaksanakan pembantaian ini harus memilki keahlian khusus.
 Tana Toraja maupun Toraja Utara merupakan dua dari kabupaten yang mempunyai keunikan buday Wisata Budaya Upacara Adat Rambu Solo' Tana Toraja & Toraja Utara
Hewan Kurban Untuk Upacara Rambu Solo' | Sumber Gambar : goodnewsfromindonesia[dot]id

Selanjutnya, mayit diturunkan dari menara lakkian dan diangkat ke kawasan penguburan. Tempat yang dimaksud yaitu lubang yang dipahatkan pada dinding watu di lereng gunung yang terjal. Oleh alasannya yaitu itu, diharapkan tenaga dan keterampilan dalam mengangkat dan memasukan mayit ke kuburan itu. Hanya dengan memakai tangga bambu yang sederhana, mereka harus memasukkanya ke kuburan. Posisi mayit dikala diangkat yaitu tetap berdiri.setelah itu mayit diletakkan dalam posisi bangun dan wajah menghadap pemandangan lembah yang indah. Setelah mayit berhsil dimasukkan ke dalam kuburan, tau-tau diletakkan diatas tebing yang telah tersedia. Tempat itu berbentuk mirip balkon.
 Tana Toraja maupun Toraja Utara merupakan dua dari kabupaten yang mempunyai keunikan buday Wisata Budaya Upacara Adat Rambu Solo' Tana Toraja & Toraja Utara
Lakkian Tempat Peristirahatan Terakhir Jenazah | Sumber Gambar : gocelebes[dot]com

Demikian Ulasan mengenai Wisata Budaya Upacara Adat Rambu Solo' Tana Toraja & Toraja Utara supaya mellaui goresan pena ini kita lebih mengetahui perihal ragam kebudayaan indonesia khusus nya yang ada di sulawesi selatan. Jangan lupa berkunjung dan jalan-jalan kesini alasannya yaitu anda akan menemukan pengalaman yang tak terlupakan di sini.

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use or
  • To write a italic letter please use or
  • To write a underline letter please use
  • To write a strikethrought letter please use
  • To write HTML code, please use or
    or

    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Berlangganan Artikel Gratis